Mercedes-Benz terus mengembangkan segmentasi mobil supernya, SLS AMG. Kalau sebelumnya Mercedes-benz sudah membuat gempar dunia dengan kehadiran SLS AMG berpintu gullwing, sebentar lagi malah akan ada versi roadster-nya.
Bos AMG, Ola Kallenius telah mengumumkan kalau Mercedes-Benz SLS AMG Roadster akan didebutkan di Frankfut Motor Show tahun depan. Bahkan pria yang memimpin divisi performa Mercedes-Benz ini memuji SLS AMG Roadster sebagai peluncuran model baru terbesar di tahun 2011.
Di balik kap mesin panjangnya akan tetap tersimpan mesin AMG berkapasitas 6,208 cc, berkonfigurasi V8. Mau tau tenaganya? SLS AMG Roadster bisa memproduksi tenaga sebesar 563 hp dan torsinya 650 Nm. Sementara SLS AMG standar, tenaganya 571 Hp dan torsi 650 NM.
Akselarasi 0-100 km/jam bisa ditempuh SLS AMG Roadster ini dalam waktu hanya 4 detik. Sedang kecepatan maksimalnya mencapai 309 km/jam. Sementara SLS AMG standar, hanya butuh 3,8 detik untuk jarak yang sama, dan kecepatan maksimalnya 317 km/jam.
Sedikit perbedaan performa ini tentunya dikarenakan safety pengemudinya. Versi roadster dipastikan tanpa atap berbahan metal yang keras. Akan sangat berbahaya bagi pengemudinya bila terjadi kecelakaan.
Perbedaan paling mencolok lainnya tentu tidak adanya pintu model gullwing pada SLS AMG Roadster ini, dan diyakini, digusurnya pintu model gullwing justru bakal menjadi selling point dari SLS AMG Roadster.
Senin, 13 Desember 2010
Mercedez Benz G300 CDI
Ada sosok yang mencolok kala mengikuti sesi Mercedes-Benz Driving Experience (MBDE) pada Minggu (8/8) lalu di sirkut Sentul, Jabar.
Yaitu figur gagah sebuah kendaraan segala medan legendaris, Mercedes-Benz G class namun berlabel G300 CDI. Menariknya pada unit ini di antara lansiran Mercy terbaru lainnya yang rata-rata sudah punya desain aerodinamis, yaitu tahun produksinya terbilang baru, 2010.
Lebih antusias ketika mengetahui bahwa unit yang dimaksud adalah military version dengan berbagai kelengkapannya. Beruntung OTOMOTIF mendapat kesempatan langsung merasakan impresi mengemudinya di seputaran area pabrik Mercedes Benz di desa Wanaherang, Gunung Putri, Jabar. Melihat wujud fisiknya, tak beda jauh dengan tampilan mobil serupa tipe 280G yang telah lama beredar di tanah air.
Tak ada yang menyangka bahwa mobil ini adalah produksi 2010. Tetapi, menilik perlengkapan ‘tempur’ yang diusung, bisa dipastikan penggemar jip dan kendaraan 4x4 bisa dengan jeli membedakannya. Kelengkapan yang paling mencolok tentunya snorkel yang jamak dipakai kendaraan off-road.
Lalu di kap mesin mobil berwarna obsidiant black ini punya permukaan bagian tengah yang rangkanya telah direinforced dan dilabur scratch resistant coating antilicin. Sehingga memungkinkan untuk diduduki orang dewasa bahkan berdiri di atasnya untuk keperluan khusus.
Memasuki kabin, unit yang hanya diproduksi versi long wheel base berkode bodi W461 ini nyaris tidak ada beda dengan versi pendahulunya. Cenderung kalem dengan adanya tambahan berbagai instrumen dan konfigurasi jok 2+2. Begitu pun keempat joknya yang masih menerapkan penyetelan posisi secara manual.
Merasakan performa mesin diesel V6 kapasitas 2.987 cc berkode OM642 yang sudah dilengkapi turbocharger intercooled terasa halus di sepanjang trek singkat. Transmisi 5 percepatan otomatis berkode W5A580 yang diusung, perpindahan giginya juga berlangsung mulus dengan bantuan opsi touchshift.
Memang belum dicoba di medan tidak rata yang sebenarnya, namun klaimnya dapat menghasilkan torsi maksimum 400 Nm pada 2.600 rpm. Penggerak roda juga sudah menerapkan all wheel I-drive 4x4 permanen dengan dua percepatan transfer case yang mampu mengunci hingga 100%.
Namun ketika dicoba segelintir peserta di trek bukit buatan non permanen saat event MBDE lalu di Sentul, terbukti cukup andal menaiki maupun menuruni tanjakan yang cukup curam.
Dengan fitur dan kelengkapan yang dimilikinya, tidak serta merta seri G-Professional ini hanya diperuntukkan bagi militer. Namun dapat digunakan untuk berbagai kalangan dengan pemakaian di segala kondisi yang tidak memungkinkan sekalipun. Wajar saja dengan ketangguhan seperti ini, G300 CDI telah dipercaya beberapa satuan militer di berbagai negara dan organisasi kemanusiaan dunia.
Dari keterangan yang diperoleh dari pihak PT. Mercedes Benz Indonesia, seri Gelandewagen ini masuk dalam kategori niche market. Dimana estimasi penjualannya kurang lebih 20 unit per tahunnya. Mau tau harganya? Untuk spek seperti ini bisa ditebus di nominal Rp 1,599 milliar masih, dalam kondisi off the road. Wow!
Langganan:
Komentar (Atom)


