Senin, 21 Juli 2008

SUZUKI SX CROSSROAD RP 10 JUTA LEBIH MURAH


Bila SX4 CKD telah diluncurkan beberapa bulan lalu, pada saat IIMS Juli ini varian terendahnya resmi diluncurkan. Mengusung label Crossroad, kendaraan berkapasitas 1.500 cc DOHC 16 valve VVT (Variable Valve Timing) ini bakal alami beberapa perubahan specdown. Perbedaan paling menyolok pada bagian over fender yang dipensiunkan. Selain itu, tampak fog lamp juga tidak ada seperti pada versi Jepang.

Melihat aura dandanan ala Metro Style ini, PT Indomobil Niaga International (IMNI), ATPM Suzuki, mencoba ambil 'kasta' di atas pasar Swift dengan rival Toyota Yaris dan New Aveo. Aroma kabin yang terlihat perubahan paling signifikan ada pada in car entertainment. Lingkar kemudi yang biasa pada versi CBU ada steering switch control ternyata dihilangkan. Alhasil, kondisi serupa juga terlihat pada head unit yang diganti dengan model single DIN MP3/WMA. Menurut Bebin Djuana, brand manager II IMNI menyebut kalau perkiraan harga kurang Rp 10 juta dari versi SX4. Bila Varian SX4 M/T dijual Rp 155,7 juta (On the road), maka bisa jadi Crossroad seharga Rp 144,7 juta. Sedangkan varian A/T dijual Rp 10 juta dari manual, berarti bisa mencapai angka Rp 155,7 juta.

MITSUBISHI LANCER EX 2.0 GT





Versi Lancer EX memiliki basis sama dengan Evo, hanya menggunakan penggerak roda depan. Ada beberapa penyesuaian lain untuk pasar tanah air, namun soal dapur pacu berkapasitas 2.000 cc sama dengan Evolution X.

Konsep GEMA (Global Engine Manufacturing Alliance), merupakan 'mesin dunia' yang dikembangkan beberapa pabrikan, seperti Chrysler, Mitsubishi dan Hyundai. Mitsubishi menggunakan seri 4B1 (untuk 4B10 dan 4B11) sebagai penerus generasi 4G6 (seperti mesin legendaris, 4G63).

Mesin 4B11 yang digunakan Lancer ini, merupakan mesin Mitsubishi pertama yang menerapkan teknologi MIVEC pada katup inlet maupun exhaust. Sudah menggunakan timing chain, sehingga lebih hemat soal perawatan dibanding belt, kemudian beberapa bagian menggunakan bahan plastik, seperti intake manifold serta blok mesin aluminium sehingga bobotnya ringan.

Begitu memasuki kabin, memang kesan minimalis tetap terlihat. Seperti dasbor yang tak terlalu banyak aksen, selain panel audio dan AC. Tetapi, jika melihat panel instrumen, ada beberapa informasi di antara panel spidometer dan takometernya. Seperti Multi Information Display, seperti posisi persneling, keterangan volume oli mesin serta isi tangki bahan bakar termasuk konsumsi dan jarak tempuh berbanding isi dalam tangki bahan bakar.

Saat kendaraan bergerak maju, ada dua opsi soal pengoperasian persneling. Bisa taruh pada posisi D, juga bisa dilakukan dengan paddle shift di belakang setir. Tarikan berlangsung dengan perpindahan halus namun terasa bertenaga.

Ada hal yang mencirikan hal sporty lainnya pada mobil ini. Ruang sepatbor degan pelek 18 inci pun masih terlihat luas. Wah, masih bisa dipakang pelek hingga 20 inci nih! Tampak Mitsubishi ingin mengembalikan image mobil kencangnya lagi di tanah air.
Tentu jika didukung aftersales service yang baik dengan harga sparepart terjangkau, bukan tidak mungkin Lancer ini digandrungi lagi. Mobil ini rencananya dilego dengan bandrol 290 jutaan

Jumat, 13 Juni 2008

UNTUK OLI, WASPADA KALAU LEWAT SEBULAN

Oli merupakan salah satu media pelumasan di mesin dan transmisi. Tanpa oli, jeroan mesin dan transmisi bisa amburadul. Namun ketika mobil lebih banyak ngendon di rumah, apa yang harus dilakukan dan terjadi pada oli ini?
"Kalau jarak diamnya masih dekat, seperti satu minggu tidak ada masalah. Beda kalau diam sudah mencapai di atas satu bulan," ungkap Wisnu Widijoko, High Safety Environment (HSE) manager, PT Petronas Niaga Indonesia (PNI).
Kalau kondisi itu terjadi, oli akan turun semua ke bak penampungan ketika mesin benar-benar tidak running. Namun dengan turunnya oli ke ruang penampungan tak lantas komponen tak ada pelumasannya. Meski, secara teori, tetap ada pelumasan karena ketika komponen tersebut terkena oli, terbentuklah lapisan film pada komponen tersebut. "Jadi tak perlu dikhawatirkan. Namun ketika proses start awal lagi, sebaiknya tunggu beberapa saat, kira-kira 5 menit supaya oli dapat melumasi semua komponen baru mobil dijalankan," tambah Ade Syarif Maulana, Technical Service Executive di perusahaan yang sama.
Perlakuan untuk transmisi relatif sama, bahkan untuk gearbox ini benar-benar tak perlu khawatir. Pasalnya walaupun oli turun semua, masih merendam sebagian komponen yang ada. Sama halnya untuk transmisi otomatis. "Yang perlu diperhatikan adalah rentang waktu penggantian olinya. Harus benar-benar patuh pada aturan yang telah dibuat oleh pabrikan," ungkap Adi Widiyanggodo, kepala bengkel Toyota Kalimalang.

SUZUKI SIAPKAN SUV DAN SEDAN MEWAH

PT. Indomobil Niaga International (IMNI), ATPM mobil Suzuki tak berhenti dengan Swift, Grand Vitara, SX4 dan Neo Baleno. Untuk mengangkat derajat Suzuki di IMNI sedang mempersiapkan kembali dua mobil kelas atasnya. Yakni SUV dan sedan. "Kita akan memasukkan juga sedan 2.000 cc-an dan SUV 300 cc-an,” ungkap Soebronto Laras, president dorector IMNI.
Suzuki ingin naik kelas, begitu kiranya harapan IMNI di tanah air. Kalau sebelumnya, image Suzuki itu angkot (angkutan perkotaan) lambat laun mulai hilang berkat hadirnya beberapa produk globalnya.
Buktinya sudah mulai nampak. Sejak munculnya Swift (2005) lalu Grand Vitara, SX4, APV, Karimun Estilo, SX4 dan Neo Baleno, citra Suzuki di Indonesia mulai terangkat. Bahkan, rencana lain
Suzuki dalam waktu dekat adalah menghadirkan generasi kedua XL-7 yang dulu pernah hadir di Indonesia. Mobil yang debutnya muncul di New York International Motor Show 2006 ini bakal bermain di segmen full size SUV tujuh penumpang di atas Grand Vitara. XL-7 baru ini dibekali mesin DOHC V6 berkapasitas 3.600 cc. Dapur pacunya itu sanggup menyemburkan tenaga sebesar 252 hp (@ 6.500 rpm) dan torsi 317,1 Nm (@ 2.300 rpm).
Sementara untuk sedan 2.000 cc ke atas yang disebut-sebut Soebronto di atas, masih samar-samar. Pasalnya di jajaran line-up Suzuki di dunia, hanya punya beberapa model sedan bermesin 2.000 cc. Itupun hanya dikeluarkan di benua Amerika. Tepatnya, Suzuki Forenza yang hingga kini masih dipasarkan.
Forenza sebenarnya bukan produk baru, lahir pada 2004. Namun tahun ini, kembali dikeluarkan versi 2008-nya khusus di pasar Amerika. Kalau melihat sejarahnya, sedan ini adalah produk rebadge dari Daewoo Lacetti yang dibuat oleh GM Daewoo.
Sedangkan Lacetti juga menjadi basis dari produk-produk seperti Chevrolet Optra, Chevrolet Nubira, Holden Viva dan sedan lainnya. Forenza mengusung mesin E-TEC II 4 silinder 2.000 cc buatan Holden.

SIMPAN MOBIL DIESEL SEBAIKNYA TANGKI FULL

Bagi yang teringat jargon iklan salah satu mobil diesel yang mengatakan Rp 44 ribu sudah sampai Bali. Dengan harga BBM sekarang (solar Rp 5.500 / liter), bisa terbayangkan dengan uang yang sama baru dapat solar 8 liter! Kalau konsumsi solar mobil rata-rata 1:10, maka paling jauh hanya jalan 80 km. Bisa 'hibernasi' nih mobil kesayangan.
Kalau mobil diesel ingin disimpan dulu. Atau hanya ingin dipakai untuk acara liburan Sabtu-Minggu, ada baik sebelum disimpan isi penuh terlebih dahulu tangki kendaraan. "Ini dikarenakan sifat solar yang lebih cepat mengikat air," ujar Joko Kasino, Technical Head PT. Java Motor, ATPM Land Rover. Biasanya gampang terlihat adanya titik-titik air di bibir lubang pengisian atau tutup tangki mobil.
Apabila tangki disimpan dalam kondisi solar tidak penuh atau kurang dari setengah, akan mengakibatkan adanya titik-titik air yang kalau dibiarkan akan mengendap di dalam tangki kendaraan. "Hal tersebut dikarenakan perbedaan suhu di dalam tangki dengan suhu di luar. Sehingga akan terjadi kondensasi atau pengembunan," lanjut pria yang bertugas di Jl. Kramat Raya, Jakpus itu.
Untuk mobil diesel, pada filter solar sudah dilengkapi dengan pompa pembuangan kelebihan air di sistem bahan bakar. Pada indikator dashboard, apabila air sudah melampui batas akan menyala tanda gambar filter dengan riak air.
Untuk membuangnya bisa lewat pompa yang terdapat pada filter tersebut. "Mobil diesel juga sebaiknya tetap dipanasi tiap hari. Paling lama 30 menit juga cukup. Hal ini bertujuan mencegah aki tidak ngedrop," tutur M. Rofii dari bengkel khusus body repair Zenith Motor di Yogyakarta.

SIMPAN MOBIL BENSIN

Lantaran bensin sudah terkatrol hingga jadi Rp 6.000 per liter, mau tak mau membuat beberapa pemilik kendaraan berpikir ulang untuk memakai mobilnya secara rutin setiap hari. Sebagian beralih naik kendaraan umum, ada yang berganti haluan untuk naik sepeda motor. Beberapa pengendara yang ingin berubah haluan untuk mengistirahatkan mobilnya, tentu perlu juga mengetahui apa yang dilakukan bila mobil 'istirahat'.
Untuk yang ingin mengubah status mobil dengan bahan bakar bensin menjadi kendaraan khusus weekend atau liburan, relatif tak ada masalah untuk penyimpanan selama 1 minggu atau 2 minggu. "Karena tingkat oksidasi bensin dalam jangka waktu seminggu relatif sedikit. Walaupun tetap disarankan untuk penyimpanan kendaraan dalam kondisi full tank," jelas Saiful, Technical Head Nissan TB. Simatupang, Jaksel.
Malah untuk kendaraan sekarang yang sudah mempunyai teknologi charcoal canister, sifat bensin dan kadar oktan akan lebih awet karena piranti tersebut juga mencegah penguapan bensin. Yang penting tidak ada kebocoran dalam fuel line system, dan pastikan tutup pengisian bahan bakar sudah tertutup rapat.
Pendapat tersebut juga diamini oleh pemilik bengkel umum. "Kalau untuk penyimpanan dalam jangka waktu yang sangat lama, hingga lebih dari 2 bulan. Saya biasa masukkan kapur barus agar kadar air dalam bensin berkurang. Kalau hanya untuk seminggu atau 2 minggu sih sepertinya nggak akan ada masalah untuk bensinnya sendiri," urai Yanuar dari Bengkel Autolite di Yogyakarta.
Jadi kalau memang kondisi mobil sudah fit, tak usah khawatir simpan mobil di garasi nih. Tinggal cuci bersih, poles-poles biar kinclong, terus masukin 'kandang' deh.

Rabu, 11 Juni 2008

Shelby Cobra 427 Super Snake 1966


Mobil ini memecahkan rekor sebagai mobil Amerika termahal yang pernah dilelang. Pemenang lelang adalah Ron Pratt, kolektor berat dari Chandler. Tahun lalu Pratt membeli Futureliner, satu dari 12 bus futuristik seharga US$ 4,32 juta, yang pernah dipamerkan General Motors antara 1940-1950.
Mobil ini dibuat oleh Carroll Shelby, kini 84 tahun, yang membuat Cobra pada tahun 1960-an. Mesin menggunakan Ford V8, 427 cubic inch, plus dua supercharged dan dijuluki Super Snake. Mobil ini dikemudikan sendiri selama beberapa tahun. Akselerasi 0-100 km/jam hanya 3 detik, dan itu adalah catatan 40 tahun yang lalu.
Mobil ini pernah digandakan untuk komedian Bill Cosby, tapi kemudian rusak total akibat kecelakaan oleh pemilik selanjutnya.

Sabtu, 07 Juni 2008

Ferrari 330 TRI/LM 1962


Menjadi satu-satunya Testa Rossa bennesin 4.000 cc dan mobil balap terakhir bermesin di depan yang dibuat Ferrari. Bodinya digarap Fantuzzi. Mobil ini pernah menjuarai balap mobil Le Mans pada 1962, yang dikemudikan Phil Hill dan Olivier Gendebien.
Testa Rossa adalah seri mobil balap Ferrari yang paling terkenal. Diproduksi pertama kali pada 1957, seri ini meraih gelar di Le Mans pada 1958 dengan pembalap Hill/Gendebien (sasis no. 0728), Frere/Gendebien, TR 59/60 (sasis no. 0772/0774), pada 1961 dengan pembalap Hill/Gendebien, TRI6i (sasis no. 0794) dan pada 1962 dengan pembalap Hill/Gendebien, 330 TRI/LM (sasis no. 0808).
Dari kejuaraan Le Mans, mobil ini kemudian dijual kepada Pedro Rodriguez melalui Luigi Chinetti dari North American Racing Team. Bersama mobil ini, Pedro finish ke-2 pada Canadian Sports Car GP dan posisi ke-4 pada Nassau Trophy. Pada 1963, mobil ini dikemudian Roger Penske pada lomba di Le Mans. Mobil melaju aman di posisi ketiga hingga tengah malam.
Memasuki tikungan antara Mulsanne dan Indianapolis, mesin tiba-tiba meledak dan mobil bertabrakan. Penske mengalami luka ringan tetapi 330 TRI/LM rusak total.
Mobil ini kemudian diperbaiki di Maranello dan bodinya dikerjakan Fantuzzi, mula-mula dijadikan spider tetapi terakhir dibuat unique coupe. Dikirim kembali ke AS pada 1965 dan dijual kepada Hisashi Okada, pengusaha yang tinggal di New York City.
Okada menggunakannya untuk balapan jalan raya selama 9 tahun di NY.
Kemudian dijual kepada Pierre Bardinon, pemilik dealer Mas du Clos. Bodinya dikembalikan lagi seperti sedia kala yang dikerjakan oleh Fantuzzi.

Senin, 02 Juni 2008

ALAT PANTAU EFISIENSI INJAKAN GAS

Pembaca ada pepatah baru nih: Kakimu adalah harimau-mu. Maksudnya salah-salah atur kaki menginjak pedal gas mobil, dipastikan bakal jadi hari-mau yang menggigit dompet. Apalagi menjelang kenaikan BBM begini. Ampun deh!
Terus bagaimana cara membatasi cara main kaki agar bensin enggak boros? Apalagi parameter standar 'injak pedal gas terlalu dalam' bisa berbeda untuk setiap orang. Di samping itu, spesifikasi setiap mesin jelas berbeda sehingga patokan rpm saja kadang tidak cukup. Untung kita punya vakum meter yang bisa memantau gerak kaki menginjak gas agar efisiensi BBM lebih baik.
Beberapa merek sedan terkenal seperti BMW atau Holden, sudah mempersenjatai diri dengan perangkat vakum meter. Maklum, kapasitas mesin merek mobil tadi cukup besar sehingga kalau salah tekan pedal gas, konsumsi bisa langsung boros.
Bagi mobil yang belum dilengkapi vakum meter, bisa pasang sendiri dengan cara membeli vakum meter universal yang banyak dijual bebas. Merek terkenal seperti VDO, Autometer atau Autogauge sudah menyediakar vakum meter. Untuk merek seperti Yazaki (Jepang), malah sudah dilengkapi tabel sebagai indikator untuk menentukan econo drive. 
Gauge yang memiliki tampilan seperti voltmeter-atau oil pressure ini juga dilengkapi jarum sebagai penunjuk kevakuman. Pada saat intake manifold di mesin mengalirkan udara ke ruang bakar, akan terjadi kevakuman yang akan dibaca vakum meter. Nantinya bisa terbaca pada posisi putaran berapa rpm, akan terjadi tingkat efisiensi paling tinggi. Selebihnya tinggal pertahankan kaki kanan untuk tetap menginjak pedal gas dalam posisi tersebut saat menggeber mobil. Niscaya konsumsi BBM bisa menjadi lebih hemat antara 5-10%. Cara pemasangannya juga mudah karena vakum meter yang menggunakan lembaran membran sebagai pengaktif jarum, tinggal dihubungkan ke intake manifold melalui bantuan slang karet, buat cabang tambahan pada intake manifold menggunakan koneksi T, vakum meter langsung bekerja saat mesin hidup.

MENGHILANGKAN KERAK PADA SILINDER HEAD

Tahukah Anda, kepala silinder mobkas sebagai tempat terbakarnya BBM yang masuk ke dalam mesin, harus dirawat secara berkala? Namanya juga pembakaran, pasti akan meninggalkan residu atau kerak sisa pembakaran. Kalau sudah menumpuk, kerja klep tidak maksimal, berbuntut boros BBM.
Jadi tidak hanya setelan klep saja yang mempengaruhi performa mobkas. Kebersihan si klep masuk dan buang juga dijaga. Lazimnya deposit atau kerak sisa pembakaran akan berkumpul di sekitar payung klep. Penumpukkan ini akan mengecilkan jalur masuk dan buang BBM yang slap dibakar.
Deposit yang menyerupai karbon (arang) juga menjadi biang keladi bensin tak sampai ruang bakar. Selain jalur menyempit, arang yang akan menjadi bara api saat mesin hidup akan menjegal BBM yang baru mau masuk ke ruang bakar. Belum sempat masuk ke ruang bakar sudah keburu terbakar di payung klep akibat deposit menyerupai bara api tadi. 
Lantas, bagaimana mobkas mau hemat kalau jumlah bensin yang baru mau masuk sudah disunat atau terbakar secara percuma? Hindari gejala ini dengan membuang deposit atau kerak klep yang berlebihan. Sekarang tak perlu bongkar kepala silinder, cukup dengan memasukkan cairan khusus dari lubang busi, mulut karburator/injektor atau tuang ke dalam tangki bensin. Obat akan bekerja secara otomatis saat mesin hidup normal.
Dari sekian banyak produk yang menawarkan paket kilat 'bersih-bersih cylin-der head', ada yang ampuh dengan sekali jalan, tetapi ada pula yang sifatnya bertahap, tinggal sesuaikan kebutuhan. Namun kalau mau yang kilat bisa gunakan produk seperti DCS Engine Conditioner (Jepang), One Bullshot (Korea) atau Anticarbon buatan Verylube (Ukraina).
Masih banyak produk lainnya yang bisa dipakai untuk bersih-bersih, namun untuk hasil terbaik bisa konsultasikan dengan mekanik atau ahli mesin. 


Selasa, 20 Mei 2008

Ferrari 340/375 MM

Ferrari 340/375 MM merupakan salah satu masterpiece yang pernah diciptakan Ferrari. Hanya diproduksi tiga unit, saat ini tersisa dua. Mesin didesain oleh Aurelio Lampredi. Mesin alumunium V12, 4.100 cc, dengan karbulator 3 Weber 40/IF/4C four barrel, transmisi 4 speed manual, dan dilengkapi dengan limited slip rear axle, sanggup mengeluarkan 340 hp. Karena itu diperlukan pengemudi yang handal untuk mengendarainya.

Mobil bersasis 0322 AM ini selesai dibuat Juni 1953 sebagai 340 MM dan dikirim untuk ikut balap Le Mans di Perancis pada tahun itu juga. Mobil ini juga pernah mengikuti Rheims 12 Hour, sempat memimpin lomba namun didiskualifikasi karena tidak menggunakan lampu pada cuaca gelap.

Ferrari 340 MM kemudian ditingkatkan menjadi 375 MM, kapasitas mesin dinaikkan menjadi 4.500 cc, bodi dimodifikasi untuk meningkatkan aerodinamika, dan sistem pendingin diperbaiki.

Dalam perjalanannya, mobil ini banyak dikendarai oleh pembalap terkenal pada jaman itu, seperti Nino Farina, Mike Hawthorn, dan Marty Christhensen. Pada tahun 1955, Christhensen ingin menjual Ferrari ini tapi tidak ada yang berminat. Ia kemudian mendonasikannya kepada University of Wisconsin, yang pada tahun 1958 dijual kepada John Norsym dari Chicago. Norsym menjualnya lagi kepada George Bell, berpindah-pindah terus sampai pada tahun 2004 dibeli oleh John Sirley. Sirley merestorasi kembali hingga jadi seperti sekarang ini.

Senin, 19 Mei 2008

Mazda CX 7


Mazda telah mengeluarkan SUV terbaru yaitu Mazda CX 7. SUV ini tidak seperti SUV lain yang telah beredar di Indonesia. Selain masuk  secara CBU, CX 7 dilengkapi dengan beragam fitur dan teknologi. Dengan mesin 2.3 L Disi turbo CX 7 mempunyai tenaga 235 HP/5000 rpm dan torsi 350 Nm/2500 rpm, setara dengan RX 8 bukan......
Transmisi mengusung  6 speed-activematic, bisa matik namun bisa bernuansa sport dengan 6 speed manual. Untuk suspensi telah menggunakan MacPherson Struts di depan dan Multi Link di belakang, cukup nyaman dan empuk namun juga handal dalam melibas jalan-jalan off road. SUV ini juga dilengkapi dengan sunroof, CD changer, 9 speaker Bose, setir kulit dengan tombol transmisi. Untuk perlengkapan safety, CX 7 dilengkapi dengan 2 airbag di depan dan 4 airbag samping, keyless entry, immobilizer system, rem cakram di keempat rodanya lengkap dengan ABS dan EBD.